Pesantren Teknologi adalah Pesantren Salafiyah (Pondokan) yang dikelola oleh orang orang yang ahli dibidangnya. Metode pengajiannya balagan dan sorogan, bedanya dengan pesantren yang ada, antara pengajar (ustad) dan yang belajar (santri) tidak berkumpul di suatu ruangan melainkan dihadapan komputer masing-masing.

Untuk mengikuti pengajian Pesantren Teknologi anda harus mengetahui jadwal pengajian yang diselenggarakan oleh pesantren. Jadwal Pengajian Klik disini.

Selasa, 28 Desember 2010

Naikkan Harga Premium Bersubsidi


PEMERINTAH disarankan meninjau kembali kebijakan pembatasan BBM bersubsidi yang akan diberlakukan pada Maret 2011. Sebaiknya pemerintah menaikkan harga BBM bersubsidi secara bertahap hingga nilai subsidi mencapai titik nol. 

"Saat ini harga pertamax Rp7.050 per liter. Padahal, harga premium tanpa subsidi Rp6.300," kata pengamat perminyakan Kurtubi di Jakarta, kemarin. 

Apalagi, harga pertamax itu dipastikan akan naik lagi menjadi Rp8.200 per liter jika harga minyak dunia masih tetap bertahan pada kisaran US$91 per barel. Pada perdagangan di New York, Senin (27/12), harga minyak brent north sea US$93,89 per barel, sedangkan jenis light sweet US$91,28 per barel. 

Kurtubi memprediksikan harga minyak dunia pada 2011 bisa mencapai US$95 hingga US$100 per barel. "Meskipun pada Maret sampai April (2011) musim dingin selesai, pertumbuhan ekonomi di AS dan Eropa tetap akan membuat harga minyak melonjak," tegasnya. 

Menurutnya, kebijakan mendorong masyarakat agar beralih dari premium dengan oktan 88 ke pertamax beroktan 92 dengan alasan bisa memperbaiki kinerja mesin kendaraan tidak akan ampuh. 

Rp7.486 per Liter 

Pada bagian lain, ekonom Kwik Kian Gie mengatakan jika tahun depan harga minyak US$100 per barel, harga premium bersubsidi mencapai Rp7.486 per liter. "Satu barel sama dengan 159 liter, sedangkan harga minyak mentah per liter US$0,63. Kalau kita ambil kurs US$1 adalah Rp10 ribu, harga minyak mentah menjadi Rp6.300 per liter," ujarnya. 

Untuk memproses minyak mentah menjadi premium, lanjut Kwik, dibutuhkan biaya US$10 per barel atau Rp630 per liter. Karena itu, harga pokok bensin premium per liter Rp6.300 ditambah Rp630 menjadi Rp6.930.

Dengan harga jual Rp4.500 per liter, diperlukan subsidi Rp2.430 per liter. Itu harga keekonomian sebelum biaya distribusi dan margin (alpha) yang ditetapkan Rp556 per liter. Bila ditambahkan biaya alpha ini, harga premium Rp7.486 per liter.(*/Jaz/X-5)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar